Semarak Maulid Nabi di TPA TAAM QUBA: Mengenal Sirah, Menumbuhkan Cinta
Dipublikasikan pada 24 Aug 2026 oleh TPA TAAM Quba
“Hari ini kita akan bercerita tentang apa, ya?”
Pertanyaan sederhana ini seketika mengundang perhatian para santri cilik TPA TAAM QUBA. Mata-mata kecil mereka tertuju pada sebuah miniatur Ka’bah dilengkapi burung-burung kertas berwarna hitam. Disebrangnya, terdapat beberapa miniatur gajah. Semua sukses mengundang rasa penasaran mereka. Ada santri yang menjawab dengan penuh semangat, ada yang memperhatikan dengan serius, dan ada pula yang tampak penasaran menunggu ceritanya.
Senin, 24 Agustus 2026, menjadi hari yang istimewa bagi para santri TPA TAAM QUBA. Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kegiatan tidak hanya diisi dengan aktivitas seremonial, tetapi dikemas menjadi pengalaman belajar yang dekat dengan dunia anak: bercerita, melihat, bermain imajinasi, dan berbagi bersama teman.
Kali ini para santri cilik diajak mengenal sirah Nabi Muhammad SAW melalui kisah Pasukan Gajah yang hendak menghancurkan Ka’bah. Kisah tersebut disampaikan oleh Ibun Hana, salah satu walisantri dengan cara yang menarik dan komunikatif.
Ibun Hana tidak hanya bercerita dengan kata-kata. Beliau menghadirkan miniatur Ka’bah, gajah, dan burung sebagai media pendukung dan boneka tangan sebagai tokoh utama agar anak-anak memahami jalan cerita. Benda-benda sederhana tersebut membuat kisah yang sebelumnya mungkin terasa jauh bagi anak menjadi lebih nyata di hadapan mereka.
Saat cerita dimulai, suasana pun berubah. Para santri cilik tampak antusias mengikuti setiap bagian kisah. Ibun Hana menyampaikan sirah dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti, namun tidak mengurangi syarat makna. Anak-anak pun diajak terlibat memegang burung ababil yang terbuat dari kertas dan bernyanyi beberapa lagu diantaranya, Keluarga Nabi Muhammad dan Saya Mau ke Mekkah. Melalui kegiatan ini anak-anak tidak hanya diajak untuk mendengarkan sebuah cerita, tetapi juga mulai dikenalkan pada sejarah Islam dengan cara yang sesuai dengan tahap perkembangan mereka. Sirah Nabi menjadi pintu masuk untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta mengenalkan kebesaran dan pertolongan Allah SWT.
Keseruan
peringatan Maulid Nabi di TPA TAAM QUBA tidak berhenti pada dongeng. Para santri juga diajak mengikuti kegiatan saling bertukar buah. Anak-anak belajar memberikan dan menerima sesuatu dari teman. Kegiatan sederhana ini menjadi kesempatan bagi mereka untuk belajar tentang memberi, menerima, bersyukur, peduli kepada orang lain, serta membangun interaksi positif dengan teman sebaya.
Bagi orang dewasa, bertukar buah mungkin tampak sebagai kegiatan sederhana. Namun bagi anak-anak, pengalaman tersebut menjadi pembelajaran sosial yang bermakna. Mereka belajar bahwa kebahagiaan tidak hanya berasal dari apa yang kita terima, tetapi juga dari kesempatan untuk memberikan sesuatu kepada orang lain.
Peringatan Maulid Nabi tahun ini menjadi salah satu bentuk komitmen TPA TAAM QUBA dalam menghadirkan pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan sesuai dengan dunia anak. Nilai-nilai keislaman tidak hanya disampaikan melalui nasihat, tetapi dihadirkan melalui pengalaman yang dapat mereka lihat, dengar, rasakan, dan lakukan secara langsung. Melalui kisah Pasukan Gajah, anak-anak belajar mengenal sejarah dan kebesaran Allah SWT dan mengenal sosok Nabi Muhammad.
Hari itu, TPA TAAM QUBA bukan hanya menjadi tempat anak-anak mendengarkan sebuah dongeng. Sebab bagi anak-anak, belajar tentang agama tidak harus selalu dengan duduk diam dan menghafal. Kadang, sebuah miniatur Ka’bah, gajah, burung, dan bingkisan buah yang dibagikan kepada teman dapat menjadi awal dari tumbuhnya cinta kepada Allah, Rasulullah, dan sesama.
BERITA TERKAIT
Dari Memimpin Diri Menuju Pemimpin Masa Depan, LDK Dewan Santri SD Qub...
Lumajang, 18 September 2026 - LDK (Latihan Dasar Kepemimpinan) Dewan Santri SD Q...
*Langkah Kecil, Hafalan Istimewa: Ujian Persuratan An-Naba’ Santri KB...
KB TAAM QUBA kembali melaksanakan kegiatan pembelajaran Al-Qur’an melalui Ujian...
Serunya Belajar di Luar Kelas, Santri SD Quba Jelajahi Akuakultur hing...
Lumajang, 16 September 2026 — Belajar tidak selalu harus berlangsung di dalam ke...
One Day One Qur’an Moment, Membangun Kedekatan Keluarga melalui Al-Qur...
Lumajang - TPA TAAM Quba terus berupaya menghadirkan program pembelajaran yang t...
"Belajar Sholat Sejak Dini, Menumbuhkan Cinta Ibadah pada Anak"
KB TAAM QUBA kembali menghadirkan kegiatan pembelajaran keagamaan yang menyenang...