Logo

Majelis Wanita Zanjabil Bahrusysyifa Gelar Kajian Tadabur Alam yang Menyegarkan di Poncosumo

Dipublikasikan pada 12 May 2026 oleh Majlis Zanjabil Quba

Majelis Wanita Zanjabil Bahrusysyifa Gelar Kajian Tadabur Alam yang Menyegarkan di Poncosumo
LUMAJANG —* Suasana berbeda nan syahdu menyelimuti agenda Majelis Wanita Zanjabil Bahrusysyifa pada hari Selasa, 12 Mei 2026. Jika biasanya kajian dilaksanakan di dalam ruangan Aula Gedung Tahsin Ma'had Tahfizhul Quran Bahrusysyifa Lumajang, kali ini majelis memindahkan ruang belajarnya ke alam terbuka. Para jamaah diajak merenungi kebesaran ciptaan Allah melalui kegiatan Kajian Tadabur Alam yang bertempat di kawasan asri Kalipinusan Poncosumo, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja rutin empat bulanan yang diinisiasi oleh pengurus Zanjabil. Tujuannya sangat esensial, yakni untuk me- refresh kembali pikiran dan suasana hati para anggota, sekaligus memantik semangat baru bagi ibu-ibu dalam menghadiri majelis ilmu. Acara yang dikelilingi rimbunnya hutan pinus ini dibuka dengan lantunan tilawah bersama Surah Ar-Rahman. Gema ayat-ayat suci di tengah tenangnya alam sukses menambah rasa khusyuk dan haru bagi seluruh peserta yang hadir. Di tengah suasana yang sejuk tersebut, Ustadzah Siti Rohana selaku Ketua Majelis Zanjabil memberikan pesan yang menggugah hati. Beliau memotivasi para jamaah agar pantang surut dalam menuntut ilmu. Menurutnya, kesibukan sehari-hari sebagai ibu rumah tangga maupun faktor usia yang tak lagi muda bukanlah halangan untuk terus belajar agama.
Majelis Wanita Zanjabil Bahrusysyifa Gelar Kajian Tadabur Alam yang Menyegarkan di Poncosumo
Dukungan moral juga datang dari Bapak Imam Suryadi selaku Ketua Yayasan yang turut hadir dalam acara tersebut. Ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya atas keaktifan ibu-ibu yang selama ini banyak mensupport program-program di Ma'had Bahrusysyifa. Bapak Imam Suryadi menitipkan pesan mendalam agar para jamaah senantiasa menjaga keistiqomahan dalam lingkaran majelis ilmu. Sebagai puncak kajian, Ustadz Achmad Fatkhillah, Lc., M.A. selaku pengasuh majelis memberikan review serta penguatan visi kepada seluruh anggota. Beliau mengingatkan kembali esensi keberadaan Majelis Zanjabil, yang dibentuk tidak hanya sekadar sebagai tempat untuk belajar tahsin dan tahfidz Al-Quran. Lebih jauh dari itu, Ustadz Fatkhillah menekankan bahwa Zanjabil harus menjadi wadah bertumbuhnya iman dan nilai-nilai keislaman secara nyata. "Dampak konkret dari mengikuti majelis ilmu di Zanjabil harus bisa dirasakan langsung oleh keluarga di rumah. Harapannya, ilmu yang didapat membuat seorang istri menjadi lebih perhatian dan melayani suaminya dengan baik, serta mampu benar-benar berperan sebagai madrasah pertama yang mendidik anak-anaknya di rumah," tuturnya, menutup sesi kajian dengan pesan yang membekas di hati para jamaah. Melalui kegiatan Tadabur Alam ini, diharapkan semangat para ibu anggota Majelis Wanita Zanjabil terus bersemi, sehijau pinus Poncosumo dan sehangat minuman ahli syurga yaitu zanjabil (jahe) sesuai dengan nama majelis ini. ---UAF