Logo

Satu Dekade Istiqamah, Ma'had Bahrusysyifa Sukses Gelar "50 Jam Mengaji Nonstop" Sambut Tahun Baru 2026

Dipublikasikan pada 01 Jan 2026 oleh Pondok Pesantren

Satu Dekade Istiqamah, Ma'had Bahrusysyifa Sukses Gelar "50 Jam Mengaji Nonstop" Sambut Tahun Baru 2026
LUMAJANG – Ma'had Tahfidzul Qur'an Bahrusysyifa kembali membuktikan konsistensinya dalam membumikan Al-Qur'an. Yayasan yang berbasis di Bagusari, Lumajang ini sukses menggelar agenda tahunan "50 Jam Mengaji Nonstop" yang ke-10. Kegiatan ini berlangsung khidmat mulai Selasa (30/12/2025) hingga Kamis (01/01/2026), melibatkan ratusan santri, asatidz, pengurus yayasan, serta tokoh pemerintahan setempat. Agenda ini menjadi tradisi tahunan Bahrusysyifa sebagai alternatif positif bagi generasi muda dalam mengisi pergantian tahun masehi, mengalihkan hiruk-pikuk perayaan umum menjadi lantunan ayat suci. Momen Pembukaan: Menanamkan Cinta dan Istiqamah (30 Desember 2025) Kegiatan resmi dibuka pada Selasa pagi di Masjid Al-Ikhlas. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, acara dimulai dengan pengenalan jajaran pengurus yayasan kepada para santri baru, mulai dari Ketua Yayasan Ir. H. Imam Suryadi, Pengawas Yayasan H. Bambang Iryono, Direktur Ma'had Ustadz Achmat Fatkhillah, Pengurus Takmir Masjid Al Ikhlas hingga para asatidz senior. Dalam tausiyah pembukaannya, Direktur Ma'had Ustadz Achmat Fatkhillah menekankan tema besar tahun ini yakni "Mengikat Diri dengan Kalam Ilahi". Beliau menyoroti pentingnya istiqamah (konsistensi) yang telah berjalan selama 10 tahun terakhir. "Hifzul Qur'an hadza taufik minallah (Menghafal Qur'an adalah taufik dari Allah). Target kita bukan sekadar hafal, tapi menumbuhkan rasa cinta. Jika di luar sana orang sibuk merencanakan 'bakar-bakar sosis' di akhir tahun, di sini kita 'bakar semangat' untuk mengaji. Kita ingin menjadikan Al-Qur'an sebagai kebutuhan harian yang jika ditinggalkan terasa ada yang kurang," ujar beliau di hadapan para santri. Ketua Takmir Masjid Al-Ikhlas Bapak Drs. Moh. Khoyum turut mengapresiasi kehadiran santri yang telah memakmurkan masjid selama 12 tahun terakhir sejak yayasan berdiri. "Masjid ini jika tidak ada santri terasa sepi. Terima kasih telah menjaga syiar ini, terutama di saat orang lain sibuk dengan hiburan duniawi, kalian sibuk dengan ukhrawi," ungkapnya.
Satu Dekade Istiqamah, Ma'had Bahrusysyifa Sukses Gelar "50 Jam Mengaji Nonstop" Sambut Tahun Baru 2026
Secara teknis, kegiatan ini dilaksanakan di empat titik lokasi berbeda: Masjid Al-Ikhlas (Putra), Asrama SMA Balai Rama, Asrama SMP Al-Masdar, dan Asrama Putri Al-Hafizhoh. Total, para santri berhasil mengkhatamkan Al-Qur'an sebanyak 9 kali (masing-masing titik 2 kali khatam, ditambah 1 kali khataman bersama) selama durasi 50 jam tersebut. Puncak acara penutupan digelar pada pagi awal tahun baru, Kamis (01/01/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Asisten Administrasi Sekda Lumajang, Bapak Ahmad Taufik Hidayat, S.H., M.Hum, yang hadir mewakili Bupati/Sekda, serta Camat Lumajang, Bapak Drs. Pujianto. Direktur Ma'had, Ustadz Ahmad Fatkhillah, dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas kelancaran acara. Beliau juga mengumumkan pencapaian membanggakan Ma'had Bahrusysyifa yang baru saja menerima penghargaan Eco Pesantren tingkat Kabupaten dan Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini diraih berkat inovasi lingkungan, kebersihan, dan penggunaan energi terbarukan (solar panel) yang diinisiasi oleh Ust. Achmad Zainal Arifin yang juga sebagai Musyrif Ma'had Bahrusysyifa. "Alhamdulillah, ini adalah berkah Al-Qur'an. Selain sukses 50 Jam Mengaji, kita juga berdoa agar pembangunan asrama putri yang sudah memasuki tahap finishing bisa segera rampung di bulan Juni 2026 nanti," tutur Ustadz Fathillah. Sedangkan Bapak Ahmad Taufik Hidayat dalam sambutan penutupannya memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi Bahrusysyifa. Beliau menekankan bahwa kecerdasan intelektual (IQ) saja tidak cukup bagi generasi masa depan tanpa dibarengi kecerdasan spiritual dan emosional. "Konsistensi selama 10 tahun itu bukan hal ringan. Di saat generasi muda lain terombang-ambing pengaruh negatif medsos, di sini ada generasi Qurani yang siap berkontribusi untuk bangsa. Pesan saya untuk santri, terutama yang putri, jangan buru-buru menikah dini. Selesaikan pendidikan, kejar prestasi hingga perguruan tinggi, karena masa depan bangsa ada di tangan kalian," pesan Ahmad Taufik sekaligus menutup acara secara resmi. Acara diakhiri dengan doa bersama dan ramah tamah, menandai awal tahun 2026 yang penuh optimisme dan keberkahan bagi keluarga besar Ma'had Tahfidz Bahrusysyifa.