Logo

Tingkatkan Layanan Pendidikan Inklusi, Manajemen Bahrusysyifa dan TK TAAM QUBA Ikuti Workshop Eksklusif di UMM

Dipublikasikan pada 03 Jan 2026 oleh TK TAAM Quba

Tingkatkan Layanan Pendidikan Inklusi, Manajemen Bahrusysyifa dan TK TAAM QUBA Ikuti Workshop Eksklusif di UMM
MALANG – Sebagai wujud komitmen nyata dalam meningkatkan kualitas layanan pendidikan inklusif yang profesional dan berbasis nilai Islam, Bahrusysyifa Lumajang menghadiri Workshop Sekolah Inklusi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu, 3 Januari 2026 ini bertempat di Aula GKB 4 Lt 4 UMM. Agenda ini tidak hanya diikuti oleh tenaga pendidik, namun juga dikawal langsung oleh jajaran manajemen puncak. Delegasi Bahrusysyifa terdiri dari Kepala Sekolah Putri Sabrina Sari, S.Pd, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Yulia Safitri, S.Pd TK TAAM QUBA Lumajang, yang didampingi secara langsung oleh Wakil Direktur 2 Bidang Diklatbang (Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan)Tsaniyatul Khasanah, M.Th.I , Wakil Direktur 3 Bidang SDM Deni Dwi Cahyono, serta Wakil Direktur 4 Bidang Keuangan Ma'had Tahfidzul Qur'an Bahrusysyifa Diayu Tria Mirantri, S.E. Kehadiran jajaran direksi ini menegaskan keseriusan Bahrusysyifa dalam merancang ekosistem pendidikan yang ramah bagi semua anak, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK). Mendalami Tiga Pilar Utama Pendidikan Inklusi Mengusung tema "Miscellaneous Learning, Together Towards Inclusion", workshop ini menghadirkan tiga materi krusial yang dibawakan oleh pakar psikologi dan praktisi pendidikan. Materi-materi ini dinilai sangat relevan untuk diterapkan di lingkungan TK TAAM QUBA. 1. Sensory Smart: Memahami Bahasa Tubuh Anak Materi pertama disampaikan oleh Atika Permata Sari, S.Psi., M.Psi., Psikolog (Kepala Pusat Terapi Arunika UMM). Beliau menekankan pentingnya asesmen sensorik. Guru diajak memahami bahwa perilaku unik siswa seringkali bukan bentuk kenakalan, melainkan respon sensorik yang belum terkelola. Dengan pendekatan Sensory Smart, TK TAAM QUBA diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sesuai profil sensorik masing-masing siswa.
Tingkatkan Layanan Pendidikan Inklusi, Manajemen Bahrusysyifa dan TK TAAM QUBA Ikuti Workshop Eksklusif di UMM
2. Mindful Teaching Therapy: Mengajar dengan Hati Sesi kedua dibawakan oleh Ni’matuzahroh, S.Psi., M.Si., Ph.D. (Kepala Pusat Pengembangan Individu Berkebutuhan Khusus FAPSI UMM). Materi ini menyoroti kesiapan mental guru melalui Mindful Teaching. Pendekatan ini sangat selaras dengan nilai-nilai kepondokan di Bahrusysyifa, di mana kesabaran, keikhlasan, dan kehadiran hati seorang guru adalah kunci utama dalam mendidik. 3. Deep Learning dalam Literasi dan Numerasi Materi penutup disampaikan oleh praktisi Firdiani Yuliana, S.Psi., S.Pd., yang membahas strategi Deep Learning dan Best Practice di kelas inklusi. Fokus utamanya adalah penggunaan media konkret dan pengulangan bermakna untuk membangun kemampuan literasi dan numerasi ABK secara bertahap. Sinergi Manajemen dan Pendidik Keikutsertaan Wakil Direktur bidang Diklatbang, SDM, dan Keuangan dalam kegiatan ini menjadi sinyal positif bahwa pengembangan SDM dan dukungan fasilitas untuk pendidikan inklusi akan menjadi prioritas di TK TAAM QUBA. Diskusi interaktif dan studi kasus selama workshop memberikan bekal aplikatif bagi para peserta. Ilmu yang didapat diharapkan tidak hanya berhenti sebagai teori, namun dapat diimplementasikan menjadi amal jariyah dalam mendampingi generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, mandiri, dan berdaya, tanpa membeda-bedakan latar belakang kemampuan mereka. Kegiatan ini menjadi langkah strategis Ma'had Tahfidzul Qur'an Bahrusysyifa Lumajang untuk terus berinovasi menjadi lembaga pendidikan yang rahmatan lil 'alamin.